Perkembangan Pariwisata Pulau Tidung

Pengaruh Perkembangan Pariwisata Terhadap Lingkungan Sosial Perekonomian Masyarakat Pulau Tidung

Sebelum kawasan tersebut berkembang seperti sekarang ini, Pengaruh Perkembangan Pariwisata Terhadap Lingkungan Sosial Perekonomian Masyarakat Pulau Tidung berdampak pada semuanya, kawasan tersebut merupakan daerah pesisir pantai sebagaimana umumnya daerah-daerah lain bahwa kehidupan masyarakat sebagian besar adalah Nelayan. Berdasarkan judul dan latar belakang masalah yang penulis uraikan di atas, terdapat beberapa identifikasi masalah yang dapat mempengaruhi Kondisi Lingkungan Sosial dan Ekonomi Masyarakat Pulau Tidung Kepulauan Seribu, antara lain :

  1. Perkembangan pariwisata di kawasan pariwisata Pulau Tidung mengakibatkan terjadinya perubahan terhadap kondisi lingkungan sosial ekonomi masyarakat.
  2. Diperkirakan pengaruh perekonomian masyarakat tersebut berupa perubahan sebagian pekerjaan penduduk dari non pariwisata pada kegiatan jasa pelayanan yang menunjang pariwisata. Secara lebih rinci perubahan terjadi pada pekerjaan masyarakat, pola pembagian kerja, kesempatan kerja dan berusaha, serta peningkatan pendapatan.
  3. Meningkatnya aktivitas pariwisata di kawasan pariwisata Wisata Pulau Tidung berakibat pada perubahan fungsi lahan, terutama terhadap perubahan tata guna lahan yang menyebabkan terjadinya degradasi terhadap lingkungan.

Dampak Kegiatan Wisata di Pulau Tidung ?

Pembangunan dan peningkatan fasilitas penunjang sebagai salah satu sektor pendukung ekonomi daerah dan nasional, harus dilakukan sangat hati-hati, sehingga pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya menjamin perkembangan pembangunan yang berkelanjutan. Kawasan Pulau Tidung dengan statusnya sebagai kawasan pariwisata, telah meningkatkan dan memberikan andil kepada pendapatan masyarakat yang ada di sekitar kawasan dan memberikan kontribusi tertinggi kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sebelum kawasan tersebut berkembang seperti sekarang ini, kawasan tersebut merupakan daerah pesisir pantai sebagaimana umumnya daerah-daerah lain bahwa kehidupan masyarakat sebagian besar nelayan. Dalam menghidupi keluaraga masyarakat menggunakan pantai sebagai tempat untuk mencari ikan, mencari rumput laut, mencari batu karang, menambatkan perahu, dan memasang jaring. Namun dalam perkembangannya kehidupan para nelayan juga mengalami pergeseran yaitu memanfaatkan wisata perahu-perahu yang dimiliki untuk mengantar wisatawan dalam menikmati keindahan bawah laut melalui kegiatan snorkeling, diving dan memancing di sekitar kawasan Pulau Tidung serta pemanfaatan rumah tempat tinggal menjadi homestay atau penginapan.

Kurangnya Peluang Usaha Bagi Warga Pulau Tidung ?

Dengan semakin berkembangnya kawasan pariwisata Pulau Tidung membuka peluang bekerja dan berusaha sehingga mengundang para investor dan masyarakat pendatang untuk berspekulasi, mengadu nasib dan melakukan usaha. Oleh karena kemampuan dan modal yang dimiliki masyarakat pendatang akan lebih cepat untuk berkembang ketimbang masyarakat lokal. Persaingan penduduk pendatang dengan penduduk lokal akan semakin kompetitif sehingga merangsang masyarakat local untuk lebih memacu dan lebih bersemangat untuk bersaing dengan masyarakat pendatang di luar dari Pulau Tidung.

Comments on this entry are closed.

  • Pulau Tidung Asia August 14, 2015, 8:09 am

    menarik untuk terus disimak! thanks buat infonya